Di Jodohkan eps 27
" Fan, tik tokkan yok, bosen gw duduk-duduk aja!" ujar Devi, dengan semangat.
Afaan sempat menolak, tapi Devi terus memaksanya. "Iya, iya, ayo. Jangan lama-lama, gw malu diliatin orang-orang," ujar Afan terpaksa.
Mereka berdua pun beranjak dari tempat duduk dan bergerak ke sisi yang lebih terbuka. Dengan musik yang ceria mengalun di latar belakang, Devi dan Afan mulai menari, berusaha menghibur diri di tengah keramaian.
Di sisi lain, Vio yang sedang menikmati hidangan melihat mereka dengan senyuman. "Sialan, mereka bikin momen ini jadi semakin seru!" pikirnya.
Mala yang baru saja selesai mandi dan merias diri, merasa terkejut melihat foto-foto Haura dan Zayyan yang beredar di grup mereka. "Wow, mereka terlihat sangat bahagia," ujarnya dalam hati sambil tersenyum melihat foto-foto itu.
"Eh, mala! Gimana? Udah siap-siap?" tanya Lina, ibunya, yang muncul dari belakang.
"Belum, ma! Aku masih belum bisa move on dari tidur!" jawab Mala sambil menguap.
"Dasar kamu! Hari ini harus bahagia buat Haura!" seru Lina, mendorong Mala untuk segera siap.
Mala pun bergegas untuk bersiap-siap. Di sisi lain, di gedung pernikahan, suasana semakin meriah. Para tamu mulai berbaur, berbincang-bincang, dan menikmati hidangan.
Haura dan Zayyan terlihat bahagia, saling tersenyum satu sama lain. "Ini momen yang tidak akan pernah kita lupakan," kata Haura.
"Benar! Semoga kita selalu bahagia seperti ini," jawab Zayyan, menggenggam tangan Haura.
Di luar gedung, para sahabat Mala mulai datang satu per satu. Devi, Vio, dan beberapa teman lainnya sudah berkumpul, menantikan kedatangan Mala untuk merayakan momen bahagia ini bersama.
"Yuk, kita sambut Mala dengan meriah!" seru Devi, yang sudah tidak sabar untuk melihat penampilan sahabatnya.
Mereka semua bersiap-siap, siap memberikan kejutan yang menyenangkan saat Mala tiba. Keceriaan dan kebahagiaan memenuhi suasana, dan semua orang merasa bersemangat untuk merayakan cinta dan persahabatan pada hari yang istimewa ini.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 27"