Di Jodohkan eps 29
Mereka pun sampai di rumah masing-masing, tepatnya bagi anak cewek-cewek. Sedangkan untuk cowok-cowok, ini adalah rumah mertuanya. Iya, karena ini permintaan mertua mereka, karena besok mereka akan berangkat ke London.
"Mal!!" panggil Rakha.
"Hmm, kenapa?" jawab Mala.
"Aku tidur di mana?" tanya Rakha, karena Mala tidak menyisakan tempat tidur baginya. Seluruh tempat tidur dipenuhi dengan boneka-bonekanya, bahkan boneka pajangannya pun diletakkan di atas tempat tidurnya.
"Di sofa," ujar Mala singkat. Rakha pun pergi ke sofa tanpa membantah.
"Haha, rasain lo. Pasti besok badannya pada pegal-pegal," batin Mala dengan senyum jahatnya.
Di rumah Devi, Afan dibuat stres oleh tingkah Devi yang menurutnya gila.
"Dev!! Bisa kecilin nggak sih volume TV lo? Itu ganggu tidur, tau nggak?" ujar Afan.
"Siapa lo, hah? Ini rumah gw, jadi terserah gw maunya gimana. Lagian, tidur ya tinggal merem aja, apa susahnya sih?" jawab Devi. Afan hanya memutar bola matanya malas.
Di rumah Vio, suasana berbeda.
"Hiks...hikss...hikss..." tangis Vio.
"Ih, serem banget rumah ini. Kok ada suara orang nangis sih? Apa jangan-jangan penghuni rumah ini? Ih, serem bgt, nggak betah gw lama-lama tinggal di sini. Untung cuma malam ini aja," batin Ebi.
"Uwahhhh! Aaaaa! Mama, kenapa kok sad ending sih? Padahal sedikit lagi mereka menikah dan bahagia. Ini kenapa dibuat meninggoy?" pekik Vio.
"Oh, ternyata suara yang nangis tadi elo. Kirain hantu. Kenapa sih, kok nangis-nangis?" ujar Ebi.
"Gak usah kepo deh dengan urusan gw," jawab Vio dan tidur membelakangi Ebi.
"Gak jelas banget ni anak," batin Ebi.
Di rumah Haura, kini suasananya sangat berbeda dengan ketiga temannya. Sekarang Haura dan Zayyan menghabiskan malam pertama mereka ini dengan bertukar cerita. Mereka juga sempat diperingati orang tua mereka agar jangan sentuh istri-istri mereka sebelum waktunya tiba. Suami istri hanya status mereka, tidak boleh melakukan hubungan suami istri terlebih dahulu sebelum lulus.
"Jadi, aku cinta pertama kamu dong, Hau," ujar Zayyan.
"Haha, iya. Aku dan Mala sama-sama tomboy, tapi Mala lumayan banyak mantannya, kalau aku nggak ada," balas Haura sambil tertawa.
"Eh, nggak mau kalah, ya? Nanti kita bikin cerita bareng, biar semua orang tahu betapa bahagianya kita," ujarnya dengan senyuman.
Malam itu, suasana penuh canda tawa dan harapan di antara mereka, meski di balik itu, ada kesedihan yang tersimpan di hati masing-masing.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 29"