Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Jodohkan eps 58

 Hari-hari telah berlalu, dan ini adalah hari terakhir Mala dan yang lain ujian praktek. Mereka juga harus mempersiapkan diri untuk bertempur dengan soal-soal ujian yang akan dihadapi pada hari Senin nanti.  


"Mal, lo kenapa?" tanya Haura.  


"Gak tau nih, rasanya gue enek aja kalau makan," jawab Mala.  


"Lo sakit?" Kali ini Vio yang bertanya.  


Mala menggelengkan kepalanya. "Enggak!"  


"Tapi ya, La, gue liat-liat akhir-akhir ini lu pucet terus," ujar Devi.  


"Nah, gue setuju sama Devi. Lo kalau sakit, bilang sama kita, La. Jangan disembunyiin," tambah Haura.  


"Enggak, siapa juga yang sakit. Ini namanya kalian nyumpahin gue sakit, tau gak?" ketus Mala sambil pergi dari sana.  


"Lah, tu anak kenapa sensi amat?" ujar Vio.  


"Tau ah, mungkin PMS!" ucap Devi sebelum berlalu, mengejar Mala.  


"Lah, Devi, Mala pergi juga. Ayo, Hau, kita susul mereka!" ajak Vio.  


Setelah pulang sekolah, Mala pergi ke kantor Rakha dengan seragam sekolah yang masih melekat pada tubuhnya.  


"Eh, Dek, mau kemana?" tanya satpam.  


"Mau ketemu Rakha, Pak," jawab Mala.  


"Udah punya janji?" tanya satpam itu.  


Mala menganggukkan kepalanya. "Ya sudah, silakan masuk," ujar satpam itu. Sebenarnya, satpam itu tahu kalau Mala adalah istri dari Rakha karena tadi pagi Rakha sudah berpesan untuk mengizinkan Mala masuk.  


"Ternyata istri Pak Rakha masih anak sekolahan!" ujar satpam itu.  


"Tapi cocok sih sama Pak Rakha, sama-sama masih muda," sambungnya.  


Mala memasuki kantor yang begitu besar. Ia sangat kagum melihatnya karena baru kali ini ia pergi ke kantor suaminya.  


"Kalo gini, tiap hari gue ikut aja sama Rakha ke sini, daripada bosen di rumah," gumam Mala.  


"Eh, adek mau kemana?" tanya seorang wanita yang berpakaian kurang sopan menurut Mala.  


"Ketemu Rakha, Rakhanya ada?" tanya Mala.  


"Oh, Pak Rakha. Emang adek siapanya Pak Rakha?" tanya wanita itu.  


"Saya is—"  


"Adiknya, yah," potong wanita itu.  


Mala berdecak mendengar ucapannya dipotong. "Gimana sih, nih orang? Udah nanya, tapi Mala dijawab sendiri," batin Mala.  


"Tapi maaf, Dek, Pak Rakhanya lagi meeting sama klien luar kota," ujar wanita itu.  


"Ruangnya di mana ya?" tanya Mala.  


"Disana!" tunjuk wanita itu.  


Mala menyerobot masuk ke ruangan yang ditunjuk oleh orang tersebut. "Eh, adek, jangan—" pekik wanita itu.

Post a Comment for "Di Jodohkan eps 58"