Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gadis Desa milik Afan Eps. 2


 

Cowok itu pun menaiki mobilnya kembali dan pergi dari tempat itu.

"Awas lo ya, kalau kita ketemu lagi, bakal gue jadiin ayam geprek lo!" ucap Devi kesal.

Nama cowok itu adalah Ahmad Afan Khadafy. Dia meneruskan perusahaan ayahnya, makanya dia jadi CEO, dan umurnya 20 tahun. Sementara umur Devi 18 tahun, guys. Oke lanjut.

Skip, Devi sudah sampai di kontrakan. Devi pun masuk ke dalam kontrakan itu, lalu membereskan semua barang-barangnya dan membersihkan diri.

Malam pun tiba...

Devi sedang tiduran di sofa sambil memainkan HP-nya.

"Mmmm, gue mau makan apa ya?" ucap Devi. "Aha, pesan bakso aja deh, kan nggak mahal-mahal amat," sambung Devi.

Makanan pun datang, Devi pun makan makanan yang ia pesan.

Keesokan harinya...

Hari ini adalah hari pertama Devi masuk sekolah SMA di Jakarta. Devi ingin menyelesaikan sekolahnya dan melanjutkan ke universitas agar mendapatkan pekerjaan yang bagus dan dapat meringankan beban kedua orang tuanya.

Devi takjub melihat sekolah yang begitu bagus.

"Waw, bagus banget," ucap Devi.

Devi pun melangkahkan kakinya memasuki sekolah tersebut. Devi mencari ruang guru.

"Mana ya ruang gurunya?" ucap Devi bertanya pada diri sendiri.

Saat Devi sedang mencari ruang guru, dia tidak sengaja menabrak seorang cewek.

"Aduh," ucap cewek itu.

"Eh eh, maaf kak," ucap Devi.

"Nggak apa-apa kok. Eh, kamu murid baru ya?" ucap cewek itu.

"Iya, Kak," jawab Devi.

"Oh, kamu pasti lagi nyari ruang guru. Ruang guru ada di sebelah sana tuh," kata cewek itu.

"Oh, makasih ya," ucap Devi.

"Iya. Kalau boleh tahu, nama kamu siapa?" tanya cewek itu.

"Nama gue Devi," jawab Devi.

"Oh, salam kenal, gue Rara," ucap cewek itu.

"Salam kenal juga. Oke, gue pergi ke ruang guru dulu ya," ucap Devi.

"Ok," ucap Rara.

Lalu Devi pun pergi meninggalkan Rara.

Bel pun berbunyi...

Semua murid pun duduk di kursi mereka masing-masing. Guru pun memasuki kelas 12.

"Pagi anak-anak," ucap guru itu.

"Pagi, Bu," ucap semua siswa/i.


Post a Comment for "Gadis Desa milik Afan Eps. 2"