Gadis Desa milik Afan Eps. 5
"Loh, elo kan, cowok yang kemarin itu," ucap Devi sambil menunjuk ke arah Afan.
Afan pun menoleh ke arah Devi.
"Cih, sial banget gue ketemu lo lagi," ucap Afan.
"Dih," balas Devi kesal.
"Oh, jadi kalian udah saling kenal?" ucap Rara sambil menunjuk mereka berdua dengan tangan kanannya sambil tersenyum.
"Enggak!" jawab Afan dan Devi serempak.
"Cie, kompak banget ngomongnya," ejek Rara.
"Dih," ucap Devi menatap malas ke arah Afan.
"Ya udah yuk, Dev, naik. Biar kami anterin kamu pulang," ucap Rara.
"Eh, eh, nggak usah," potong Afan.
"Bang, nggak boleh gitu," ucap Rara. "Yuk, Dev, naik. Nggak usah didengerin omongan abang gue," lanjut Rara.
"Mmmm, gue jalan kaki aja nggak apa-apa kok, hehe," ucap Devi sambil cengengesan.
"Udah lah, ayo," ucap Rara sambil menarik pergelangan tangan Devi.
Akhirnya, Devi pun pasrah dan menurut saja.
Skip, mereka sudah sampai di kontrakan Devi.
Mereka bertiga pun turun dari mobil.
"Oh, jadi lo tinggal di kontrakan sendirian?" tanya Rara.
"Iya, hehe. Yuk, masuk ke dalam dulu," ajak Devi.
"Mmm, nggak deh, Dev. Makasih. Kami mau pulang aja soalnya takut dimarahi sama Mama kalau pulang telat," ucap Rara.
"Oh, ya udah, nggak apa-apa," jawab Devi.
Lalu Afan pun masuk ke dalam mobil duluan. Rara pun membuka pintu mobil.
"Bye, Dev," ucap Rara lalu masuk ke dalam mobil.
"Bye," balas Devi.
Lalu mobil itu pun pergi. Devi pun masuk ke dalam kontrakan dan mulai membersihkan diri.

Post a Comment for "Gadis Desa milik Afan Eps. 5"