Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Jodohkan eps 19

 Pada saat Mala terjatuh tadi, Rakha melihat hal itu dan segera berlari ke arahnya. Yaps, Mala terjatuh mengenai tubuh Rakha, jadi ia tidak merasakan sakit. Kedua insan berbeda gender itu masih setia dengan aksi tatapan mereka.


"Krekkk..."


"Eh, Astagfirullah, gw gak liat!" ujar Eby menutup matanya dengan kedua tangannya, tapi masih melihat dari celah jarinya. Seketika suara itu membubarkan aksi tatapan mereka.


"Eh, maaf, saya gw gak tahu kalo kalian lagi pacaran," ujar Eby masih setia menutup matanya.


"Gak liat tapi ngintip doang kan?" ejek Rakha.


"Eh, enggak, kita gak pacaran. Tadi gw jatuh terus Rakha bantuin gw, itu aja kok," ujar Mala gugup. Entah kenapa saat ini Mala merasa sangat gugup, padahal yang ia katakan memang benar.


💫


Di pagi yang cerah, kini Devi dan Vio telah datang ke sekolah sangat awal. Aneh, kan? Iya, itu karena paksaan orang tua mereka. Hari ini Devi dan Vio mengajak orang tua mereka untuk memenuhi surat panggilan ortu mereka yang selalu telat.


"Apa kata Devi? Ini tuh terlalu pagi, belum ada yang dateng. Padahal tadi Devi mimpi oppa-oppa! Ahh, gara-gara mama jadi bubar mimpi Devi," omel Devi.


"Iya, bener dong. Mama gak mau nanti dinilai guru-guru kalo kamu itu telatnya keturunan dari mama. Kalo sampai mama telat dateng ke sekolah ini..." ujar Adel, mama Devi.


"Hay, Jeng Adel!" sapa Ana, mamanya Vio, dan mereka berdua cepaka-cepiki.


"Tante, Vio kemana? Kok gak ada?" tanya Devi.


"Itu masih di mobil, masih tidur," ujar Ana. Devi pun menyusul Vio ke dalam mobil dan ikut tidur juga. Kata Devi sih mau lanjut mimpi oppa-oppa, hhh.


Bel masuk pun berbunyi. Petugas OSIS pun melaksanakan tugasnya untuk mencari anak-anak yang terlambat.


"Eh guys, itu bukan mamanya Devi sama Vio ya?" tanya Afan, menunjuk ke arah sebuah mobil.


"Iya sih, bener. Tapi kenapa kok mereka masih di sana? Seharusnya kan masuk ke ruang BK," ujar Eby.


"Kalian berdua kesana aja temui camer kalian, salamin gitu supaya dinilai baik jadi calon mantu," ledek Zayyan.

Post a Comment for "Di Jodohkan eps 19"