Di Jodohkan eps 18
"Aaaaaa!" pekik Devi tiba-tiba.
"Apa sih lo, Jamet?" ujar Afan. Ajaibnya, Devi tidak marah; entah apa yang terjadi dengan anak ini, biasanya ia selalu marah kalau Afan mengejeknya.
"G-gw nggak bisa jawab ini, Kak Afan ganteng, bisa bantuin gw nggak?" ujar Devi sambil memasang muka sedih.
"Gemes banget sih, pengen gw cubit pipinya," batin Afan.
"Kok nih monyet liatin gw gitu amat sih?" batin Devi.
"Ya sudah, gw bantuin," ujar Afan, dan mendapat senyuman manis dari Devi.
"Jadi gini caranya," ujar Afan menjelaskan kepada Devi.
"Ternyata, dilihat dari dekat gini, sih monyet ini cakep juga ya," batin Devi.
💫
"Haura," sapa Zayyan.
"Iya, kenapa, Zay?" jawab Haura.
"Gak apa-apa sih. Oh iya, lo udah selesai ngerjain ulangannya?" tanya Zayyan. Zayyan ini salah satu playboy di antara sahabat-sahabatnya, jadi jangan heran jika sekarang dia akrab dengan Haura.
"Alhamdulillah, udah. Tinggal nungguin Vio sama Devi aja," ujar Haura dan mendapat anggukan dari Zayyan.
"Eh, By, lo mau ke mana?" tanya Zayyan.
"Mau ambil camilan buat Vio," ujar Eby.
"Ambil banyak-banyak ya, buat Haura sama Devi juga," ujar Zayyan dan mendapat acungan jempol dari Eby.
💫
"Lo sebenarnya mau ajak gw kemana sih? Dan mau ngapain?" ujar Mala ketus.
"Lo tadi kan bilang lapar, jadi gw ajak lo kesini buat makan," ujar Rakha.
"Lo duduk aja di sini dan makan apapun yang lo mau, gw mau ke sana mau ambil HP," tambah Rakha.
Kini Rakha sudah berada di dekat Mala.
"Lo kenapa senyum-senyum gitu?" tanya Mala kepada Rakha yang sedari tadi tersenyum-senyum memandang HP-nya.
"Gak ada," jawab Rakha singkat.
"Lo bohong, kan? Gw gak percaya, siniin HP lo," ujar Mala.
"Kalo gw gak mau, gimana?" ujarnya mengejek Mala.
Mereka pun kejar-kejaran hingga ada insiden kecil yang membuat kaki Mala tersandung dan...
"Aaaaa, mamaaaa!" pekik Mala sambil menutup matanya.
"Kok gak sakit ya?" batin Mala. Ia pun membuka matanya, terjadilah aksi tatap-tatapan antara Rakha dan Mala.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 18"