Di Jodohkan eps 54
"Kalian mau pesan apa? Biar gue yang pesenin," ujar Vio.
"Tumben, gak sekalian bayarin?" tanya Mala.
"Lagi mau aja. Eh, jangan dong. Kalo bayarin, uang gue gak cukup. Soalnya Eby belum gajian. Lu tau sendirikan, dia baru kerja. Beda sama suami lo, Dev, yang udah kerja dari lama. Pasti gajinya gede," jawab Vio.
"Et dah nih bocah malah curhat. Lagian gue bercanda, Vio," ujar Mala.
"Udah, hari ini gue yang traktir kalian!" kata Devi.
"Wih, makasih, Bumil!" pekik Vio.
"Eh!" Ketiga sahabatnya terkejut.
"Hehe, maaf guys, kelepasan. Lagian gak ada orang juga di kantin ini selain kita," ujar Vio.
"Kebiasaan ya, lu punya mulut gak bisa dikontrol banget. Untung gak ada orang. Kalo ada, gimana?" tanya Devi.
"Eleh, ngatain gue. Lo juga mulutnya gak bisa dikontrol sejak lo ham—" Belum sempat Vio menyudahi ucapannya, Haura sudah membekap mulutnya.
"Ini neng, pesanannya. Silakan dimakan," kata bibik kantin.
"Makasih, Bik," jawab mereka, kecuali Vio yang masih dibekap mulutnya.
"Ck! Bau banget sih, Hau," ketus Vio.
"Hehe, maaf. Tadi habis cebok eek, gak cuci pakai sabun," jawab Haura.
"Hah!" Kaget ketiganya.
"Jorok banget sih, Hau," ujar Devi dan Vio serentak.
"Eh, kok dianggap serius sih? Gue bercanda, oy!" Haura protes.
"Udah-udahlah, mending kita makan aja," ujar Mala.
Ketiganya menikmati makanan yang mereka pesan. "Oh iya, Dev, gue mau tanya dong!" seru Mala.
"Tanya apa, La?"
"Gimana sih rasanya hamil?"
Uhukk... uhukk...
"Eh, eh, ini minum. Pelan-pelan dong, Dev," ujar Haura.
"Gue kaget. Goblok, Mala tanya aneh-aneh aja sih, malah nanya gimana rasanya hamil, kek makanan aja," ujar Devi.
"Tapi Dev, gue juga penasaran. Gimana sih perasaan lo saat hamil ini? Ada perubahan gak?" tanya Haura.
"Yah gitu," jawab Devi.
"Gitu apa, goblok?" seru ketiga sahabatnya.
"Wey, santai dong!"
"Yah, habisnya lo sih," ketus Mala.
"Jadi gue itu sekarang manja banget sama Afan."
"Hah? Manja?" tanya Vio.
Devi mengangguk. "Iya, gue manja. Gue gak mau jauh-jauh dari Afan. Ini aja, gue sekolah terpaksa jauh dari dia," ungkap Devi dengan sedih.
"Idih, bucin banget sih," ujar Haura.
"Ini bukan kemauan gue, goblok! Ini bawaan dedek bayinya," kata Devi.
"Emang bisa?" tanya Mala, penasaran.
"Yah, bisalah. Makanya hamil dong," jawab Devi.
"Eh, mulut," seru Haura.
"Hehe, maaf. Gue penasaran deh, antara kalian bertiga, siapa duluan yang hamilnya?" tanya Devi.
"Eh, lo kira kita lomba gitu?" tanya Mala.
"Enggak gitu, La, tapi—"
"Ah, udah ih, geli gue bahas ginian," potong Mala.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 54"