Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Jodohkan eps 9

 Makan malam yang telah direncanakan dari jauh-jauh hari oleh para orang tua mereka jadi berantakan akibat ulah mereka sendiri. Mala, Devi, Vio, dan Haura masih menundukkan kepala sambil mengelus pipi yang terkena tamparan.


Adel menyuruh anaknya, Devi, untuk memanggil anak-anak cowok masuk ke dalam. Devi sempat menolak, tetapi Adel mengancam akan menamparnya lagi jika ia menolak. Jadi, Devi mau tidak mau keluar menemui para cowok-cowok yang dianggapnya reseh.


"Woy!" pekik Devi.


"Apa-apaan sih teriak-teriak gajelas?" ujar Afan.


"Kalian disuruh masuk ke dalam, ada hal yang mau dibicarakan," ujar Devi sambil beranjak pergi.


"Tumben lo nggak ngomel-ngomel, pasti nggak bisa banyak bicara ya karena habis ditampar, hhh," ejek Afan.


Mendengar ejekan itu, Devi tak tinggal diam. Ia memukul Afan dan menginjak kakinya.


"Aw, aw, aw, sakit, woy!" pekik Afan.


"Rasa ini lo, makanya jangan berani-berani gangguin gue!" balas Devi, lalu langsung pergi dari sana.


"Ayo, cepetan masuk!" ujar Rakha, pergi meninggalkan teman-temannya.


"Kha, tungguin, woy!" seru teman-temannya.


💫


Kini semua telah berkumpul di dalam ruangan Lina, mama Mala, yang sedang dirawat. 


"Okay, karena sekarang sudah berkumpul semua, jadi kita akan membahas perjodohan ini," ujar Adel membuka suara.


"Iya, sebelumnya kami sebagai orang tua cewek-cewek ini mohon maaf sebesar-besarnya atas insiden yang terjadi," tambah Ana, mama Vio.


"Kami juga memberi tahu bahwa keempat putri kami siap menerima perjodohan ini," tambah Kiki, mama Haura.


"Dan kami dari orang tua para anak cowok juga siap menerima perjodohan ini," ujar Gita, ibu Eby.


"Jadi sekarang perjodohan ini resmi dilanjutkan ke jenjang yang lebih serius dalam waktu dekat ini," ujar Anggun.


"Yang bener aja, Ma. Rakha masih mau sekolah, Ma!" protes Rakha. Yang lain juga mau ikut protes, tetapi niat itu gagal ketika mendengar kata-kata Kiki, ibu Haura.


"Gak ADA PENOLAKAN!" teriak Kiki dengan nada sedikit meninggi.


"Seharusnya ada satu teman kalian lagi yang dijodohkan, tapi mereka sudah dinikahi," ujar Salma.

Post a Comment for "Di Jodohkan eps 9"