Di Jodohkan eps 7
*Deg...*
Jantung Mala seakan berhenti berdetak mendengar kabar itu.
"Lo... lo nggak bohong, kan?"
"Buat apa gue bohong? Cepet naik, kita ke rumah sakit," jawab Rakha dengan nada tegas, memburu waktu.
____Di Rumah Sakit____
Semua orang terlihat khawatir melihat kondisi Lina yang terbaring di ruang ICU.
"Lina, lo harus bertahan, ya. Masa momen bahagia ini jadi kayak gini sih?" ujar Anggun, memegang tangan sahabatnya dengan wajah penuh kecemasan.
"Mamaaaaaaa!" Teriak Mala saat tiba di rumah sakit, tangisnya pecah. Sahabat-sahabatnya—Devi, Vio, dan Haura—langsung memeluknya, mencoba menenangkan.
“Ini semua salah gue... Gue anak yang nggak bisa diandalkan. Hau, Devi, Vio... Coba aja tadi gue nggak melawan, mungkin Mama nggak bakal kayak gini... hiks...” Tangis Mala makin deras, membuat semua orang yang melihat ikut terharu dan sedih.
*💫*
Satu jam telah berlalu. Akhirnya, dokter yang menangani Lina keluar dari ruangannya. Semua mata tertuju padanya, berharap kabar baik.
“Gimana, Dok? Mama saya baik-baik aja, kan? Mama nggak ninggalin saya, kan, Dok?” tanya Mala penuh harap, meski suaranya sedikit gemetar.
"Sabar, Mala. Mama kamu pasti baik-baik aja," ujar Anggun mencoba menenangkan.
"Alhamdulillah, pasien sudah siuman dan kondisinya stabil. Kalian bisa menjenguk, tapi jangan ajak bicara terlalu banyak ya, karena kondisinya masih lemah," kata dokter dengan nada lembut.
Semua orang yang menunggu di luar langsung masuk ke ruang Lina tanpa terkecuali.
"Mama, maafin Mala ya, Ma..."
"Iya..."
"Mala siap dihukum, Ma. Apa aja, deh. Mala salah, Mala kurang ajar sama Mama...," ujar Mala dengan suara lirih, tangisnya kembali pecah.
"Iya..."
"Mama masih marah sama Mala?" tanya Mala dengan suara bergetar.
Hening.
"Mama mau hukum Mala, tampar Mala, apapun boleh, Ma. Tapi, jangan cuekin Mala. Mala nggak bisa, Ma... hiks..." ucap Mala sambil menangis lagi.
"Yakin mau?" tanya Lina, nadanya datar tapi penuh tekanan.
"Iya, Ma..."
"Mama mau kamu putusin pacar kamu dan terima perjodohan ini," ujar Lina tanpa basa-basi, langsung ke intinya.
Mala terdiam, air matanya mengalir deras. "I-iy... iya, Mala akan putusin Kevin dan terima perjodohan ini, Ma," jawab Mala, menundukkan kepalanya dalam-dalam, suara berat penuh penyesalan.
*Kevin? Apa Kevin yang dimaksud Mala itu Kevin, musuh kita?* batin Rakha sambil memandangi Mala dengan perasaan campur aduk.
“Ma, Devi juga mau ngomong sesuatu, tapi Mama janji ya nggak akan marah,” ujar Devi ragu-ragu.
“Iya, ngomong aja di sini,” jawab Adel, mama Devi.
“Devi juga punya pacar, Ma...” ucap Devi sambil memejamkan matanya, menunggu reaksi mamanya.
*Plak!*
Tamparan itu mendarat dengan keras di pipi Devi.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 7"