Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Gadis Desa milik Afan Eps. 6


Skip malamnya...

Kini terlihat sosok wanita sedang memainkan HP-nya sambil duduk di kasur. Lalu tiba-tiba perut wanita itu berbunyi. Devi pun memegang perutnya.

"Duh, gue lapar banget," ucap Devi sambil memegang perutnya. "Mmm, apa gue beli makanan di luar aja ya? Eh, tapi nanti uang bulanan gue habis lagi. Lagian gue nggak mau jadi beban orang tua melulu. Yaudah, gue cari kerjaan aja ya," ucap Devi, lalu beranjak dari kasur.

Devi pun melangkahkan kakinya keluar kamar. Kini Devi sedang berjalan.

"Duh, gue kerja apa ya?" ucap Devi.

Lalu Devi pun melihat warung yang bertuliskan "BUTUH KARYAWAN".

"Aha, apa gue coba ngelamar kerja di sana aja ya," ucap Devi sambil tersenyum, lalu segera melangkahkan kakinya ke warung itu.

"Bapak lagi butuh karyawan ya?" tanya Devi kepada pemilik warung itu.

"Oh iya, Dek. Kebetulan karyawan saya sudah nggak kerja lagi di sini."

"Mmm, saya lagi butuh kerjaan nih, Pak. Saya boleh nggak kerja di sini?" tanya Devi.

"Boleh, Dek. Tapi kan adek masih sekolah."

"Iya, tapi saya butuh banget pekerjaan ini, Pak. Please ya, Pak," ucap Devi sambil menyatukan kedua tangannya.

"Mm, yaudah, kamu boleh kerja di sini. Jam kerjanya mulai jam 4 sore sampai malam ya."

"Ok, sip, Pak. Saya boleh kerja sekarang?" tanya Devi.

"Oh iya, boleh."

Skip, Devi pun kerja...

Lalu ada sebuah mobil berwarna hitam berhenti di warung itu. Yap, itu mobil Afan dan keluarganya. Mereka semua pun duduk di kursi yang kosong.

Skip, mereka pun memesan makanan, dan Devi pun mengantarkan makanannya.

"Ma, Pa, Afan ke toilet dulu ya," ucap Afan lalu pergi. Afan dan Devi pun bertabrakan.

Brukk.

Air dan makanan yang dibawa Devi pun tertumpah di baju Afan.

"Eh, eh, maaf, Pak... Loh, elo?" tanya Devi terkejut.

"Lo kalau jalan tuh liat-liat dong," ucap Afan dengan nada tinggi.

"Lo juga. Lagian ngapain sih jalannya cepet-cepet?" jawab Devi.

"Lo bisa diem nggak? Liat nih baju gue jadi basah kan," ucap Afan sambil melihat bajunya yang basah.

Semua mata pun tertuju ke arah mereka berdua.

Post a Comment for "Gadis Desa milik Afan Eps. 6"