Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Jodohkan Eps 51

 "Bugh!"


"Eh, taik!" Afan menoleh kepada orang yang menonjoknya itu. "Apaan sih, Kha? Main tonjok-tonjok, dikira nggak sakit apa!" keluh Afan, mengusap tempat yang ditonjok.


"Enak ya lo makan-makan di sini, sedangkan istri lo nangis-nangis ngadu sama istri gue. Parahnya, lo ganggu momen gue sama Mala, tau nggak!" ketus Rakha, masih merasa kesal.


"Hah, Devi nangis?" tanya Afan, terkejut.


"Iya, dia nangis. Dia bilang lo mau nikah lagi. Parah, lo, Fan, bisa-bisanya mau nikah lagi!" ujar Rakha dengan nada sinis.


"Ya enggaklah, Kha. Istri satu aja bikin gue pusing, apalagi dua!" jawab Afan dengan tegas.


"Terus kenapa Devi bilang gitu?" tanya Rakha, penasaran.


"Gue pusing karena tadi dia minta ambilin makanan terus. Gue tegur dia, gue bilang jangan banyak makan nanti gendut, eh, terus dia bilang banyak lah. Lo tau sendiri kan, Kha, cewek gimana?" jelas Afan panjang lebar.


"Iya sih, gue paham. Mala juga gitu kadang-kadang," sahut Rakha sambil ikut makan di meja Afan.


"Kha, itu kenapa orang-orang pada berkerumun di sana ya?" tanya Afan, curiga.


"Gak tahu, Fan. Coba kita—"


"AFAN, RAKHA!" pekik Eby, terengah-engah.


"Kenapa, By? Lo teriak-teriak?" tanya Rakha, kebingungan.


"Itu Devi pingsan, Fan!" jawab Eby dengan panik.


"Degh!" Afan langsung terbelalak. "Pingsan?"


Tanpa membuang waktu, Afan berlari menerobos kerumunan itu, diikuti Rakha dan Eby di belakangnya. Afan segera menggendong tubuh istrinya yang tak sadarkan diri dan membawanya ke rumah sakit.


"Nja, maaf ya. Kita harus balik sekarang mau nyusulin Devi sama Afan ke rumah sakit," ucap Rakha kepada Mala.


"Iya, gak apa-apa, Kha. Gue ngerti kok. Titip salam buat Devi sama Afan. Kalo ada apa-apa, jangan lupa kabarin ya. Maaf gak bisa ikut ke rumah sakit," jawab Mala, terlihat khawatir.


"Iya, gak apa-apa, Senja. Santai aja, lagian ini momen sekali seumur hidup buat lo. Kecuali lo mau nikah lagi," ujar Rakha sambil terkekeh.


Sela menatap tajam suaminya. "Awas aja, kalo kamu sampai ketahuan nikah lagi, gue pasti in kamu, gak bakal hidup lama," ancam Sela dengan serius.


Senja meneguk saliva kasar dan beralih menatap Rakha. "Serek lo, Kha!" ujarnya.


"Hahaha, Senja ini tipe suami takut istri," ejek Eby, membuat semua orang tertawa.


"Emang lo enggak?" tanya Senja, menggoda.


"Eng... Aaaa! Sakit, io!" jerit Eby saat telinganya dijewer oleh istrinya. Semua pun tertawa melihatnya.

Post a Comment for "Di Jodohkan Eps 51"