Skip to content Skip to sidebar Skip to footer

Di Jodohkan eps 65

 "Harusnya waktu itu aku memeluknya lebih lama, Ma. Harusnya aku menyetujui dia untuk peluk lebih lama lagi. Kalo saja aku tahu itu adalah pelukan terakhir... hiks..." gumam Mala yang berada di dekapan Anggun, mama mertuanya.  


Hari ini tepat satu minggu Rakha mengalami kecelakaan dari Bandung menuju Jakarta. Sedih? Tentu saja. Itu yang dialami semua orang, terutama Mala. Harapannya untuk memberikan kejutan kepada sang suami bahwa ia sedang mengandung buah hati mereka pupus sudah.  


"Mohon maaf, pencarian Rakha terpaksa dihentikan karena ini sudah tepat satu minggu. Kemungkinan besar, Nak Rakha sudah dimakan buaya," ujar petugas tim SAR.  


Mala menggelengkan kepalanya. "Enggak, enggak. Rakha gak mungkin tinggalin aku, kan, Ma?" gumam Mala, membenamkan wajahnya di dekapan mama mertuanya. Anggun tak dapat berkata apa-apa; ia juga merasakan kesedihan yang mendalam, pasalnya Rakha adalah putra semata wayangnya.  


"Tim kami juga mendapatkan sobekan kain baju yang kemungkinan besar milik Rakha," sambung petugas tim SAR itu.  


"Apakah saya boleh lihat, Pak?" tanya Dodi, asisten Rakha, yang kebetulan ikut serta dalam pencarian karena ia sudah diperbolehkan keluar dari rumah sakit.  


"Silakan!" Petugas tim SAR itu memberikan sobekan kain tersebut kepada Dodi.  


Tangan Dodi bergetar saat memegang kain itu. "I-ini benar s-sobekan baju Pak R-Rakha waktu itu," ujar Dodi terbata-bata.  


"Apa kamu yakin, Dodi?" tanya Miko, papa Rakha.  


"Iya, Pak Miko. Saya ingat persis baju ini benar-benar milik Pak Rakha," jawab Dodi.  


Mala yang mendengar itu pun langsung melepaskan pelukan dari mama mertuanya dan langsung mengambil alih sobekan baju yang sedang dipegang Dodi.  

"Hiks... I-ini bener-bener sobekan b-baju Rakha, Ma. I-ini baju yang Mala beliin waktu itu..."  


**Flashback on**  

"Sayang, kamu dari mana aja sih kok baru pulang jam segini?" tanya Rakha kepada sang istri.  

"Hehe, maaf, Seng. Habis nge-mall sama temen-temen," jawab Mala.  

"Iya, nggak apa-apa, tapi inget lain kali pulang sekolah langsung pulang. Kalo mau nge-mall, ganti baju dulu," ujar Rakha menasehati sang istri.  

"Siap, Bos Laksana!" jawab Mala, mengundang gelagat tawa Rakha.  

"Hahaha, gemes banget cih, istri aku!" Rakha mencubit kedua pipi Mala.  

"Ih... Sakit, Seng!" Ujar Mala sambil mengelus kedua pipinya.  

"Ya, maaf. Habisnya siapa suruh gemesin?" ujar Rakha dengan kekehan.  

"Oh iya, kamu tadi beli apa ke mall sampe sore gini?" tanya Rakha.  

"Banyak. Nih, ada baju buat kamu. Tadi aku lihat, terus keinget kamu, jadi beli deh!" Ujar Mala sambil menyodorkan paper bag yang berisi baju.  

"Gimana, suka nggak?" tanya Mala saat Rakha sudah melihat bajunya.  

"Suka banget, banget suka!" jawab Rakha disertai kekehan.  

"Ih, aku serius, Seng."  

"Iya, aku lebih serius. Apapun yang kamu pilih buat aku, pasti suka," jawab Rakha sambil mencubit hidung sang istri.  


Mala mengembangkan senyumnya saat mendengarkan penuturan dari Rakha. Dia benar-benar suami idaman yang selalu membuat Mala berkali-kali jatuh cinta padanya.  

**Flashback off**

Post a Comment for "Di Jodohkan eps 65"