Di Jodohkan eps 8
*Plak...*
Satu tamparan mendarat di pipi kiri Devi.
"Ko... kok Mama tampar Devi sih? Kan Mama sudah janji!" jawab Devi sambil membuka matanya yang tertutup.
"Kamu putusin juga pacar kamu, atau Mama tidak akan menganggap kamu sebagai anak Mama lagi," ujar Adel dengan nada tegas.
Hening.
"Hau, gimana nih? Gue takut kalau bentar lagi giliran gue," bisik Vio kepada Haura.
"VIO..."
"Hah? Ada apa, Ma?"
"Mau jujur atau Mama cari tahu sendiri," ujar Ana, mama Vio, dengan nada mengancam.
"Jujur apa sih, Ma? Gak ada apa-apa," elak Vio.
*Plak!* Satu tamparan mendarat di pipi kiri Vio.
"Masih mau bohong?" tanya Ana, suaranya semakin tinggi.
"I... iya, Ma. Vio punya pacar juga," jawab Vio, suaranya mulai bergetar.
*Plak!* Satu tamparan tambahan di pipi kanan Vio.
"Aduh, kasihan banget calon istri lo. Pasti sakit, lo gak mau tolongin gitu?" bisik Afan kepada Eby.
"Apa sih, lo Fan? Ini lagi tegang, masih aja ngeledek!" jawab Eby berbisik, berusaha menahan tawa meski situasi semakin tegang.
" sekarang tinggal kamu, Hau, yang belum ngomong," ujar Kiki, mama Haura, dengan tatapan tajam.
"H... Haura gak punya pacar, Ma," jawab Haura, gemetar.
"BOHONG!" teriak Kiki.
"Haura gak bohong, Tan. Haura emang gak punya pacar," bela Mala.
"Mala, kamu diem. Ini urusan Tante Adel sama Haura," ujar Lina.
"Serius, Ma. Haura gak bohong, Haura emang gak punya pacar," ucap Haura dengan isak tangis.
"Terus ini apa?" Kiki memperlihatkan foto Haura dengan seorang laki-laki.
"Ma... Mama dapat dari mana foto itu...?" tanya Haura terkejut.
*Plak... Plak...* Dua tamparan mendarat di pipi kanan dan kiri Haura.
"Mama gak pernah ajarin kamu berbohong, Haura! Kamu foto mesra kayak gini, kamu bilang gak pacaran? Berarti kamu itu bodoh, mau aja dimanfaatkan!" ujar Kiki, emosinya meluap.
"Sudah, Ki. Kasihan Haura," ujar Ana, mama Vio, mencoba meredakan situasi.
Afan, Rakha, Zayyan, dan Eby memilih untuk keluar. Mereka gak tega melihat semua itu.
"Woy, kalian merasa gak sih? Kevin yang dimaksud siapa itu tadi, Ma...?" tanya Afan sambil mengingat nama Mala.
"Mala," jawab Rakha.
"Nah, iya, Mala. Wih, udah apal nih nama calon istri," ledek Afan.
"Cepetan, apaan yang mau lo omongin, Malih," ujar mereka bertiga.
"Wihh, kompak amet... Pacar Mala itu Kevin, musuh kita itu, kan? Gak sih, anak IPS 1 itu?" ujar Afan, mengingat kembali.
Post a Comment for "Di Jodohkan eps 8"